Pendis Aman, Nyaman Dan Menyenangkan Adalah Roh Kemenag

Kab. Grobogan (Humas) – Upaya tingkatkan kedisiplinan dan kualitas kinerja, Kantor Kementerian Agama Kab. Grobogan menyelenggarakan pembinaan ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Grobogan sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan dan pengembangan pegawai rutin dilaksanakan setiap satu bulan sekali pada tanggal 17 yang diikuti oleh 80 ASN bertempat di aula kantor setempat, Jum’at (17/01/2025).

Kepala Kemenag Kab. Grobogan, Fahrur Rozi menyampaikan bahwa Ka Sub Bag TU adalah Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan koordinasi perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan pelayanan dan pembinaan administrasi, keuangan dan barang milik negara di lingkungan Kantor Kemenag berdasarkan kebijakan teknis yang ditetapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama, diharapkan untuk saling berkoordinasi semua dari UPT.

“Ka.Subbag TU di suatu instansi mempunyai posisi serta peran yang penting dan krusial. Sebab, tugas dan fungsinya bertanggung jawab langsung kepada kepala kantor/instansi. Salah satu fungsi dan tugas ka.Subbag TU yakni dari memimpin pelaksanaan tugas Sub Bagian TU sampai dengan melaporkan seluruh pelaksanaan tugas kepada ka.kankemenag,”  jelasnya.

Lanjut Kepala Kemenag mengatakan Pendidikan Agama di Kemenag adalah mengelola bidang pendidikan agama Islam yang menjadi roh Kementerian Agama. Diharapkan di faktor pendidikan agama islam untuk menjadi pendidikan aman, nyaman dan menyenangkan.

“Pendidikan agama Islam merupakan salah satu program yang dijalankan oleh Kemenag. Program ini bertujuan untuk membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki pengetahuan yang cukup tentang Islam serta menjadi madrasah aman, nyaman dan menyenangkan,”ungkapnya.

Kepala Kemenag juga menyampaikan pengelola DIPA untuk disiplin anggaran dan efisiensi yang memberikan dampak baik di Kementerian Agama, oleh karena itu pentingnya mitigasi dengan menggunakan cara yang baik. Penggunaan anggaran harus sesuai dengan prioritas, fokus pada hasil yang optimal, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

“Pengelolaan anggaran harus dilaksanakan dengan efisien, efektif, menghindari pemborosan, serta sesuai dengan aturan yang berlaku. Belanja harus dilakukan dengan bijak, efisien, dan tetap fokus pada pencapaian tujuan yang tepat,” tegasnya.

Fahrur Rozi menambahkan dibagian Bimas Islam yang membawai KUA untuk terus meningkatkan pelayanan masyarakat, karena KUA berhadapan langsung sama masyarakat. khususnya penyuluh Agama juga ujung tombak Kementerian Agama untuk membuat citra lebih baik Kementerian Agama, minimal penyuluh punya sosial media IG, FB, TIKTOK, Twiter dll, sebagai penunjang membuat citra baik Kementerian Agama dan buat penghulu juga untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam pernikahan.(bd)

Bagikan :
Translate »
Skip to content