Kepala Kanwil Kemenag Jateng Berikan Pembinaan ASN di MTs N 3 Grobogan Secara Daring

Kab. Grobogan (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab di damping Kepala Kemenag Kab. Grobogan, Kasi Pendidikan Madrasah serta Kepala MTsN 3 Grobogan meresmikan masjid AT Taqwa sekaligus memberikan pembinaan kepada guru MTs N 3 Grobogan secara luring dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kab. Grobogan secara daring zoom meeting bertempat di MTs N 3 Grobogan, Kamis (27/02/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan motivasi seluruh ASN dan guru di lingkungan Kemenag Kab. Grobogan, serta memperkuat komitmen dalam menciptakan pendidikan yang lebih berkualitas.

Kepala Kemenag Kab. Grobogan, Fahrur Rozi melaporkan bahwa Kemenag Kab. Grobogan memiliki lembaga madrasah dari RA 127, MI 121, MTs 104, MA 50, Ponpes 113,  TPQ 956, Madin 1252, 19 KUA,  terkait jamaah haji yang akan berangkat ditahun 2025 ada 841 orang dan ada tunda 51 orang, ada juga mutasi dan pendampingan, insyaAllah cjh tahun 2025 bisa berangkat semua dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Grobogan adem ayem dan insaallah tidak ada gejolak apapun. Dan Alhamdulillah ditahun 2025 dapat SBSN untuk pembangunan KUA Kecamatan Kradenan.

“Kementerian Agama (Kemenag) memegang peranan penting dalam menyediakan layanan publik yang berkualitas dan sesuai aturan. Sebagai institusi yang menangani berbagai aspek kehidupan keagamaan, Kemenag bertanggung jawab memastikan bahwa layanan publik, baik dalam administrasi, pendidikan keagamaan, maupun pembinaan kerukunan umat, berjalan sesuai harapan masyarakat dan aturan yang berlaku termasuk di Kab. Grobogan,”ungkapnya.  

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab menyampaikan Alhamdulillah bisa hadir di MTs N 3 Grobogan yang mewah atau mepet sawah, walaupun madrasah ditengah-tengah sawah jangan minder.

“Sekarang madrasah sudah dikenal masyarakat luas, madrasah sudah menjadi favorit masyarakat, karena madrasah sekarang sudah berubah. Untuk itu madrasah harus mempertahankan ciri khas madrasah seperti membangun dan mendidik siswa untuk saling bahu membahu agar lebih maju,”kata beliau.

Diungkapkan Saiful Mujab, bahwa dalam mendidik anak tidak hanya paham keagamaan saja, tetapi juga harus paham kebangsaan. Sehingga anak-anak tidak terjerumus di paham radikalisme, seperti yang telah di sampaikan sama pak Menteri Agama, untuk mendorong ajaran keagamaan dan kebangsaan Indonesia seperti yang ada dikurikulum Merdeka.

“Sekarang untuk mendidik anak untuk perlu menjiwai dan mengerti karakter anak, sehingga perlu menanamkan pondasi dari kecil, sehingga perlu pendekatan hati dan karakter. Ayo kita bangkit dengan kopetensi guru agar madrasah tambah maju dan dikenal masyarakat. Saya mengkritisi terkait ruang guru, seharusnya ruang guru tidak terikat agar guru bisa berinovasi antara satu dengan yang lain karena sekolahan sekarang yang terkenal adalah prestasi. Dan untuk BMN agar ditata supaya tidak disalahgunakan. Saya juga berharap di madrasah bisa menghafal Al qur’an dari MIN 1 jus, MTs 2 jus, dan MA 3,”pintanya.

Dalam kesempatan itu, Kakanwil juga mengatakan bahwa negara Indonesia kaya Suku, Ras dan Agama, sehingga Kementerian Agama hadir untuk mengawal semua agar betapa nikmat dan keindahan dalam bermasyarakat dan bernegara dengan semboyan bhenika Tunggal Ika.

“Kita ASN Kemenag juga hadir untuk mengawal kerukunan dan pendidikan Agama, terutama bagi penyuluh agama dan Guru. Di wujudkan dengan membangun kinerja dan mengawal pelayanan prima kepada masyarakat. saya juga menghimbau untuk terus mengawal pendidikan keagamaan dan kerukunan umat beragama di Indonesia diwujudkan negara Indonesia merdeka diwaktu bulan ramadhan 17 Augustus 1945,”bebernya.

kakanwil menegaskan bahwa setiap ASN harus memiliki komitmen untuk bekerja secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kinerja yang baik akan mencerminkan kualitas pelayanan kita sebagai pelayan publik. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kompetensi dan dedikasi dalam bekerja,” tegasnya.

Saiful Mujab juga mengingatkan ASN agar senantiasa menjunjung tinggi integritas, terutama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka. Menurutnya, kejujuran adalah nilai utama yang harus melekat dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam pekerjaan. Guru juga harus berinovasi dalam mengajar dan pembuatan RPP, metode apa yang perlu dilaksnaakan. Karena dalam Kementerian Agama ada 5 budaya Kerja, integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan.

“Jujur itu hal yang indah dan harus ada dalam hidup. Membiasakan berbuat jujur bukan hanya untuk orang lain, tetapi untuk kepentingan diri kita sendiri, ayo kita sama-sama membagun integritas dan  budaya kerja Kementerian Agama,” tambahnya.

Selain itu Kakanwil juga menyampaikan pesan Menteri Agama terkait haji tahun 2025 biaya perjalanan ibadah haji sekarang Rp 89.410.258,79, turun sebesar Rp 4.000.027,21 dari BPIH Tahun 1445 H/2024 M yang sebesar Rp 93.410.286. Dari angka tersebut, besaran biaya haji 2025 terbaru yang harus dibayar jemaah adalah Rp 55.431.750,78. Sementara dana nilai manfaat sebesar Rp 33.978.508,01. Perbandingan Bipih dan nilai manfaat 62%:38%.

“Mengacu pada biaya haji 2025 terbaru Kemenag sebesar Rp 55,4 juta yang harus dibayar jemaah, setiap jemaah perlu menyiapkan sekitar Rp 30 juta untuk pelunasan. Mengingat, sudah ada setoran awal Rp 25 juta,”jelasnya.

Kakanwil juga menyampaikan terkait efisiensi anggaran kita juga perlu mendukung kebijakan dari Bapak Presiden RI. diharapkan ASN Kemenag Grobogan untuk mengawal dan mendukung kebijakan dari pusat.(bd)

Bagikan :
Translate »
Skip to content