Kab. Grobogan (Humas) – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya pelayanan pernikahan, Selasa (18/03/2025) dilaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah kepada penghulu di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Grobogan, pelantikan tersebut dihadiri Kasubbag TU, dan Kasi Bimas Islam, yang berlangsung di aula Kantor Kemenag Grobogan.
Dalam amanatnya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Grobogan, Fahrur Rozi menyampaikan kepada penghulu yang baru dilantik merupakan tonggak sejarah dari Jabatan Fungsional Umum (JFU) ke Jabatan Fungsional Tertentu dibulan Ramadhan tahun 2025.
“Alhamdulillah dibulan Ramadhan, bulan yang suci dan penuh berkah Kemenag Kab. Grobogan melantik dua penghulu, dari jabatan sebelumnya Jabatan Fungsional Umum (JFU) dipromosikan ke Penghulu (JFT) dalam rangka membantu tugas Kepala KUA di Kecamatan,”urainya.
Fahrur Rozi melanjut bahwa jabatan adalah tanggung jawab, tentu tanggungjawab memiliki konsekuensi dan amanah. Sekecil apapun yang namanya jabatan, itu adalah amanah, yang tidak hanya akan dipertanggungjawabkan kepada pimpinan, tetapi juga kepada Allah SWT.
“Saya berharap agar segera menyesuaikan dengan lingkungan yang baru, mempererat tali silaturrahmi meningkatkan loyalitas dengan pimpinan dan menjalin kerjasama yang baik dengan mitra kerja. Saatnya saudara memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, bukan saatnya mempertanyakan kenapa ditugaskan disana, selamat bertugas, dan sukses selalu,” ujarnya.
Kepala Kemenag menegaskan, seorang penghulu harus memiliki implimintasi atau pemikiran yang sangat luas. Dan juga harus punya mindset atau mental pelayanan dalam ASN, karena seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah pelayan masyarakat di Indonesia. ASN bertugas untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan professional
“KUA adalah sebagai ujung tombak Kemenag, karena berhadapan langsung oleh masyarakat, sehingga pelayanan mestinya dilakukan dengan ramah, cekatan, solutif, serta dapat diandalkan dalam menyelesaikan masalah. Perlu kita tanamkan terus-menerus ke dalam diri kita masing-masing bahwasanya dunia terus mengalami transformasi dengan sangat cepat,” katanya.
Ia juga menambahkan pentingnya keinginan untuk bertransformasi dalam sektor pelayanan terhadap masyarakat dengan terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas sebagai tenaga ASN yang kompeten. Terutama bagi seorang istri ASN penghulu untuk berpikiran positif bagi suaminya. Segera menyesuaikan tugas yang baru, dan dilaksanakan dengan baik. Juga bagi penghulu untuk menjaga performa yang baik. Bila seorang pegawai bila bekerja sesuai dengan hirarki jabatan, maka akan baik. Etika birokrasi.
“Kita harus buang jauh-jauh persepsi lama tentang birokrat harus dilayani agar urusan menjadi lancar. Ketika masuk ke dunia kerja, jangan langsung berorientasi pada uang akan tetapi, mulailah berburu sebanyak mungkin kemampuan, pengetahuan, keahlian, dan pengalaman. Dan bagi Kepala KUA untuk di fasehkan dulu dalam tata cara ijab kabul dalam pernikahan bagi penghulu yang baru dilantik,” tutupnya.
Terkahir kepala Kemenag mengucapkan selamat kepada Ahmad Thoriq Mawardi, S.Pd.I, M.H. dan Ahmad Turoichan, S.H.I., M.H yang baru terlantik, semoga dapat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, jujur dan amanah. Di manapun ditugaskan, kami harapkan saudara selalu menjadi agen perubahan, merubah yang kurang baik menjadi lebih baik, jangan sampai sebaliknya, merubah yang sudah baik menjadi tidak baik.(bd)