Festival Ramadhan Menenangkan dan Menyenangkan, Kemenag Grobogan Tasyarupkan Zakat Bagi Anak Yatim Piatu

Kab. Grobogan (Humas) – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Festival Ramadhan 2025 yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting Jumat (21/03/2025). Festival Ramadhan merupakan agenda tahunan yang diadakan setiap bulan Ramadhan secara sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan yang dihadiri Kepala Kemenag Kab. Grobogan, Kepala BPN Grobogan, Kepala Baznas, Lazisnu, Lazismu, Laz Jateng dan 80 tamu undangan.  

Di Festival Ramadhan kali ini Mengusung tema “Ramadhan Menenangkan dan Menyenangkan: Ramadhan Bahagia dan Penuh Cinta,” yang diinisiasi oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, yang berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) seluruh Indonesia dengan lokasi utama pelaksanaan bertempat di Auditorium HM Rasyidi Kemenag RI di Thamrin, Jakarta Pusat. 

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, Abu Rokhmad, dalam sambutannya mengatakan, festival ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari strategi meningkatkan tata kelola zakat dan wakaf di Indonesia agar lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.

“Festival ini menjadi momentum untuk memperkuat sistem pengelolaan zakat dan wakaf agar lebih modern, akuntabel, dan inklusif. Kami ingin zakat dan wakaf tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai solusi nyata dalam pembangunan ekonomi umat dan Rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk menyemarakkan Ramadhan dengan tema yang menenangkan dan menyenangkan,” ujar Abu Rokhmad.

Sementara Kepala Kemenag Kab. Grobogan, Fahrur Rozi menyampaikan Festival Ramadhan menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat antara Kementerian Agama, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kab. Grobogan. Paket tersebut berasal dari berbagai pihak, yaitu  500 paket sembako dari Kemenag Grobogan, Baznas 10.000 paket, NU dan LazisMU 1000 yang difasilitasi Sukun Kudus untuk bagi penjaga KUA Kecamatan, yatim piatu serta orang yang tidak mampu se Kab. Grobogan dan penyerahan sertifikat wakaf.

“Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, menghadirkan ketenangan dalam ibadah dan kebahagiaan dalam berbagi. Oleh karena itu, saya menyambut baik terselenggaranya Festival Ramadhan 2025 ini. Terima kasih kepada seluruh karyawan Kanwil Kemenag Kab. Grobogan, muzakki, donatur, dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas setiap kebaikan dengan pahala berlipat ganda,” ujar Fahrur.

Fahrur Rozi mengucapkan terima kasih kepada Kantor ATR/BPN dan jajaran atas komitmennya dalam mendukung tata kelola perwakafan di Indonesia khususnya di Kabupaten Grobogan.  memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terlaksananya penandatangan MoU Kerjasama Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf dengan BPN. Tanah wakaf memiliki peran penting bagi kepentingan ibadah dan untuk memajukan kesejahteraan umum di masyarakat. 

“Dengan adanya sinergi ini, diharapkan percepatan sertipikasi tanah wakaf dapat berjalan lebih optimal dan menjadi langkah awal yang baik dalam memberikan kepastian hukum bagi tanah wakaf di Kabupaten Grobogan,”bebernya.

Beliau menambahkan,  program sertifikasi tanah wakaf merupakan bentuk pengamanan aset wakaf yang dilakukan oleh Kementerian Agama berkerjasama dengan Kementerian ATR/BPN dan BWI dalam rangka memfasilitasi percepatan sertifikasi tanah wakaf. Target sertipikasi yang diberikan saat ini mencakup 21 masjid dan 15 mushala.

“Sertifikasi tanah wakaf adalah proses pengamanan aset wakaf yang dilakukan dengan menerbitkan sertifikat tanah wakaf. Sertifikat ini menjadi bukti otentik bahwa tanah pribadi telah berubah menjadi milik umum,”jelasnya.

Di akhir sambutannya Kepala Kemenag mengatakan, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya zakat dan wakaf serta turut berpartisipasi dalam berbagai program keagamaan yang dikelola oleh pemerintah dan lembaga terkait.

“Dengan meningkatnya pemahaman dan kesadaran akan zakat dan wakaf, diharapkan semakin banyak masyarakat yang aktif berkontribusi dalam pembangunan ekonomi umat berbasis nilai-nilai keislaman,”pungkasnya.(bd)

Bagikan :
Translate »
Skip to content