Kab. Grobogan (Humas) – Kementerian Agama Kabupaten Grobogan bersama Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Grobogan melakukan kolaborasi dalam mensukseskan Festival Ramadan tahun 2025 di Kabupaten Grobogan. Ruang Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Grobogan, Rabu (05/03/2025)
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Grobogan, Fahrur Rozi menyampaikan dalam menyambut bulan suci Ramadhan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Grobogan ikut serta hadir merayakan bulan suci Ramadhan dengan mengelar Festival Ramadhan dan penyaluran bantuan yang akan disalurkan secara serentak pada untuk merayakan momen yang penuh makna dan keberkahan. Festival Ramadhan menjadi ajang untuk merayakan kebahagiaan, kebersamaan, dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
“Festival Ramadhan juga menjadi momentum untuk meningkatkan kegiatan amal dan sosial. Banyak acara amal yang diadakan, seperti penggalangan dana untuk membantu yang membutuhkan, program bagi-bagi makanan untuk kaum yang kurang mampu, dan kegiatan sukarela lainnya yang bertujuan untuk menyebarkan kebaikan di sekitar kita,”bebernya.
Fahrur Rozi menambahkan, kegiatan Festival Ramadan di Kabupaten Grobogan dipersiapkan sebaik mungkin dengan bekerja sama bersama BAZNAS Kabupaten Grobogan dalam mensukseskan festival Ramadan tahun 2025.
“Festival Ramadan ini berisikan dua kegiatan besar yaitu pembagian sembako 500 paket dari Kemenag Grobogan, Baznas 10.000 paket, NU dan LazisMU 1000 yang difasilitasi Sukun Kudus untuk bagi penjaga KUA Kecamatan, yatim piatu serta orang yang tidak mampu se Kab. Grobogan,” Katanya.
Menurut Kepala Kemenag, Koordinasi kembali dilakukan jelang pelaksanaan Festival Ramadan dalam rangka memperkuat kesiapan yang telah dilakukan dari beberapa hari sebelumnya.
“Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Festival Ramadhan tidak hanya menjadi ajang untuk merayakan keagamaan, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Semoga festival Ramadhan tahun ini menjadi momen yang membawa berkah dan kebaikan bagi semua,”ungkapnya.
Farur Rozi menjelaskan pentasyarupan zakat dibagi dua pada bulan Ramadhan serta pada HAB Kemenag. Pentasyarupan zakat merupakan salah satu fungsi zakat dalam rangka pendayagunaan kepada Mustahik agar menjadi Muzaki.
“Alhamdullillah kesadaran ASN di Kemenag Kab. Grobogan sudah bagus, para ASN kami sudah langsung diambil zakatnya tiap bulan 2,5 persen dari gaji dan tunjangan, dan salah satu programnya adalah pemberian santunan kepada siswa, marbot dan bantuan masjid seperti saat ini, semoga bisa bermanfaat,” kata Fahrur.
Lebih lanjut Kepala Kemenag menambahkan, bahwa program zakat bisa melopori kepada dinas lain. Dan diharapkan Instansi lain ikut andil dalam pemotongan zakat bagi PNS ataupun pengusaha yang sukses dalam berzakat. Bila program zakat bisa jalan maka tidak ada orang yang meminta-minta proposal pembangunan masjid, cukup dari program zakat maupun infaq wakaf dari Pemerintah dalam kemakmuran masyarakat.(bd)